Blue Hair Girl, Cute

Monday, June 24, 2019

NOTULENSI DI: It's Okay to be Different



I'm a very private person
If you don't ask, I won't tell.
-Sendysaga

              Menjadi Introvert yang Keren

 Berdasarkan referensi yang dimiliki Sendy Saga, jumlah total manusia dengan kepribadian Introvert ialah sekitar 10% – 25%. Selain itu, kaum Introvert hidup di dunia yang didominasi oleh kaum Ekstrovert, sehingga wajar apabila sebagian besar kaum Introvert dianggap tidak dapat bergaul, anti sosial, pemalu, sombong, bahkan aneh.
Mengutip dari dua minibook karangannya yang berjudul Introvert Side dan Tutorial Jadi Keren, mengatakan bahwa Introvert bukanlah sebuah kekurangan atau anggapan-anggapan lain yang dijelaskan di atas, entah tidak dapat bergaul, anti sosial, pemalu, sombong, maupun aneh. Melainkan, introvert adalah kecenderungan mereka dalam mengisi kembali dirinya.

Menurut narasumber berdasarkan pengalaman pencarian jati diri, Introvert yang keren ialah mereka yang dapat menerima ke-Introvertannya, bukan mereka yang menganggap kepribadian Introvert sebagai sebuah kutukan ataupun kekurangan. Self acceptance.

Mengolah Passion yang Berkualitas

Dalam dunia pertemanan, kaum Introvert cenderung mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas. Kualitas dalam dunia pertemanan yang dimaksud ialah menghabiskan waktu untuk membahas sesuatu hal secara lebih dalam dan akan lebih kondusif. Memanfaatkan resource yang mereka miliki dengan sebaik-baiknya.
Passion sendiri ialah sebuah proses. Sebab, ada seseorang yang sejak kecil telah berhasil menemukan passionnya, ada pula yang menjelang remaja baru memulai dalam pencarian passion, dan bahkan ada di antara orang dewasa yang belum juga menemukan passionnya. Seiring berjalannya waktu dan banyaknya proses panjang yang telah dilalui, tentu passion akan melalui setiap tahapannya.
Salah satu passion yang berkualitas ialah ketika dalam sebuah kelompok pertemanan, seseorang tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, melainkan juga daoat memberikan manfaat bagi teman-teman di sekitarnya.
Seperti narasumber dalam ilustrasi-ilustrasinya, dia dapat memproduksi konten-konten yang bermanfaat, seperti pada ayoohijrah, rumaysho, iqomic, info beasiswa, serta konten di Instagramnya sendiri, yakni @sendysaga. Dari konten-konten tersebutlah, dia banyak belajar untuk menerapkannya, baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungan sekitar.

Cara Menghadapi Tantangan


Menurut narasumber, cara menghadapi sebuah tantangan ialah dengan endure, master wayne, salah satu kutipan favoritnya dalam film Batman. Bertahan dengan beban tantangan yang ada, tetap berproses, dan senantiasa belajar. Karena, berkembang merupakan proses yang cukup melelahkan dan menyakitkan, serupa adonan roti yang akan melalui serangkaian proses sebelum pada akhirnya menjadi roti yang dapat dinikmati.

Narasumber selalu percaya pada:
لا يكلف الله نفسا الا وسعها
“Allah tidak akan membebani seseorang di luar kemampuannya.”
-Q.S. Al-Baqarah: 286

فان مع العسر يسر
“Karena, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
-Q.S. Alam Nasyroh: 5
Sebagai seorang Introvert, narasumber mencoba untuk tidak terlalu memikirkan pembicaraan orang lain yang menyudutkan dirinya, meski terkadang ada beberapa yang menyentuh pedalaman hatinya, tetapi dia tetap berusaha melawannya dengan afirmasi, “Aku harus berkembang lebih baik”.
Berkembang itu proses, dan setiap manusia tentunya akan melewati fase ini dengan caranya masing-masing, meski terkadang tantangan membuat seseorang merasa lelah, sakit, ataupun jatuh berkali-kali, tetapi tetaplah untuk senantiasa berbaik sangka atas setiap skenario-Nya.

Berbeda? Tidak Apa-Apa.


Narasumber menuturkan, bahwa sebagai kaum Introvert tidaklah mengapa apabila dipandang berbeda dari sebagian besar manusia. Sebab, Introvert memiliki kemampuan lebih untuk bertahan menghadapi suatu masalah yang sedang dihadapi, serta memiliki perencanaan yang baik sehingga sangat bermanfaat, baik di dunia organisasi maupun di sebuah perusahaan.

Introvert biasanya lebih mengisi kepada hal-hal strategis dan pengembangan dasar, serupa dengan apa yang telah dilakukan oleh kaum Introvert besar di dunia, baik dalam bidang science, entrepreneur, maupun teknologi. Tokoh sukses dengan kepribadian Introvert tersebut, di antaranya  Albert Einsttein, Bill Gates, dan Elon Musk.
Kemampuan kaum Introvert juga saling melengkapi dengan kemampuan yang dimiliki oleh kaum Ekstrovert, baik dalam hal bersosialisasi maupun dalam hal public speaking.
Narasumber mengajarkan kaum Introvert untuk senantiasa bersyukur, salah satunya ialah mensyukuri kepriadian yang dimiliki. Meski berbeda dengan kaum mayoritas, tetapi berusaha keraslah untuk senantiasa mencari potensi yang ada dalam diri, agar suatu hari kaum Introvert tidak hanya dipandang sebelah mata.


For more information,
     Please follow @intoverted.room

Notulensi DI: "Memulai Karya Lewat Menulis"

  Diskusi Introverted Room Memulai Karya Lewat Menulis Oleh: Indriyani Sabtu, 5 Juni 2021         Profil Narasumber: Indri...