Blue Hair Girl, Cute

Monday, July 29, 2019

NOTULENSI DI: Get Possitive Life


Hidup bahagia ialah
dengan senantiasa berpikir dan berperasaan positif.
-Rhmadara
 
Definisi Berpikir Positif  
Berdasarkan referensi yang diambil narasumber dari buku karangan Cahyo Satria Wijaya berjudul Think Possitive, Feel Possitive, and Get Possitive Life, beliau mengatakan bahwa hidup bahagia iaalah dengan senantiasa berpikir dan berperasaan positif. Analoginya serupa lokomotif kereta api, tindakan manusia digambarkan sebagai gerbongnya, karena arah laju gerbong ditentukan oleh lokomotif. Hal ini berkaitan erat dengan apa yang manusia lakukan, terlepas baik atau buruknya suatu perbuatan yang dilakukan manusia, semua kembali kepada pikiran masing-masing manusia.
Berpikir positif sendiri merupakan pikiran yang dapat membangun dan memperkuat karakter. Karena, pikiran positif akan membawa manusia dalam mencari dan memperoleh kekuatan baru dalam diri. Selain itu, narasumber mengatakan bahwa Anda adalah apa yang Anda pikirkan. You are what you believe. Pernyataan tersebut selaras dengan hadits Muttafaqun ‘Alaih, “Aku sesuai prasangka hamba pada-Ku”.

Manfaat yang Diperoleh dari Berpikir Positif
Salah satu alasan mengapa kita harus senantiasa berpikir positif ialah karena ketika manusia ingin menjadi figur yang sukses maka camkan dalam diri untuk senantiasa berpikir positif sekali pun kegagalan selalu berulang dating. Karena, trauma, rendah diri dan tidak percaya diri adalah pemicu utama munculnya pikiran negatif.
Berpikir positif merupakan salah satu kekuatan yang paling dahsyat dalam mengaktifkan faktor nilai tambah dalam diri seseorang. Ketika manusia berpikir postif, maka akan semakin optimis. Semakin optimis sifatnya, maka akan semakin positif pula hasil yang diperoleh.

Tokoh Sukses dalam Berpikir Positif
Narasumber mengatakan bahwa ada banyak sekali tokoh yang berhasil dalam berpikir positif, mereka di antaranya adalah orang-orang dengan latar belakang penemu dan pengusaha. Salah satu contohnya ialah Thomas Alva Edison, di masa kecil prestasinya tidak gemilang, tetapi kegigihannya dapat membawa seorang Thomas pada penemuan-penemuan rekayasa elektikal dan mekanikal yang mana tidak kurang dari 1000 yang telah berhasil dipatenkan.
Ketika Thomas mencetak sekitar tujuh ratus delapan puluh kali kegagalan dalam membuat bola lampu pijar, dia tidak mengatakan bila itu adalah tujuh ratus delapan puluh kali kegagalan, melainkan dia selalu mengatakan bila itu penemuan baru dan selalu berusaha untuk kembali memperbaikinya. Begitu pula ketika pabriknya terbakar dan hanya tersisa puing-puing, dia mengatakan pada seluruh pegawainya bila memang sudah saatnya dia mengubah pabrik lama menjadi pabrik baru yang lebih baik, tanpa perlu melakukan renovasi. Sekarang pabrik tersebut dikenal dengan General Electric yang saat ini dipimpin oleh Jeff Immelt.
Narasumber juga menambahkan bahwa masih terdapat banyak lagi tokoh dunia yang senantiasa berpikir positif. Berikutnya ialah ummat Islam yang mana tidak berputus asa ketika dikalahkan oleh tentara Quraisy pada masa perang Uhud, karena itu Allah menjanjikan kemenangan selam mereka tidak merasa rendah diri. Hal ini selaras dengan Q.S. Ali ‘Imran ayat 139, “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.”.

Pentingnya Berpikir Positif
Penting sekali, tutur narasumber. Karena akan banyak manfaat yang kita peroleh dari berpikir positif, di antaranya:
1.      Kesehatan jiwa dan raga akan meningkat
2.      Melemahkan gen yang akan berpotensi menimbulkan penyakit
3.      Lebih percaya diri dan lebih siap dalam menjalani kehidupan
4.      Tidak mudah putus asa dan lebih tegar
5.      Membangun rasa toleransi dan empati
6.      Menjadikan hidup lebih terasa ringan dan rileks

Tips Menciptakan Pola Pikir yang Positif
Narasumber mengatakan bahwa setiap manusia diberi waktu yang sama, yakni dua puluh empat jam sehari, seribu empat ratus empat puluh menit, dan delapan juta enam ribu empat ratus detik. Lantas apa yang kita lakukan untuk mengisi waktu sebanyak itu yang sudah kita dapatkan? Apakah hanya untuk tidur, bekerja, bersantai, menuntut ilmu, menolong orang lain, beribadah, atau bergunjing? Tentu, salah satunya ialah untuk berpikir positif.
Cara agar senantiasa berpikir positif, di antaranya:
1.      Kenali Diri
Kenali apa saja minat, keterampilan, kemampuan, juga potensi yang dimiliki.
2.      Berikan Afirmasi Positif
Selalu ucapkan “saya ingin sukses” sebagai langkah nyata serta buatah afirmasi positif selama satu bulan, berupa satu hari satu afirmasi. Contoh kecilnya ialah hari pertama ingin berharga di mata diri sendiri dan orang lain.
3.      Membayar Harga Kesuksesan yang Diperoleh
Semua hal menuntut bayaran, sama halnya dengan kesuksesan yang telah diperoleh. Kesuksesan meminta bayaran dan pengorbanan. Lantas, apa pengorbanan yang harus dilakukan? Ialah dengan keluar dari zona nyaman.
4.      Belajar dari Tokoh Sukses

Motivasi Agar Tidak Mudah Patah Semangat
Kegagalan tidak pernah sama dengan kehilangan. Kegagalan bukan akhir dari segala proses yang telah dilakukan, meski selalu berakhir dengan kecewa. Lihatlah tokoh-tokoh sukses di sekitar kita, apakah mereka pernah gagal dalam memperjuangkan apa yang diinginkan dalam hidup? Tentu jawabannya adalah pernah.
Narasumber menuturkan bahwa salah satu kunci agar tidak mudah patah semangat ialah dengan senantiasa menganalisis kesalahan apa yang sebenarnya membuat kegagalan itu hadir, dari analisis tersebut manusia dapat mencari cara dalam memperbaiki diri dan menemukan formula yang lebih efektif untuk mencapai sebuah kesuksesan.
Dan, ketika gagal, mulailah dengan melakukan re-motivation. Beberapa caranya ialah:
1.      Self Monitoring
Melihat apa saja yang telah dikerjakan dan hal apa saya yang merupakan tindakan atau kebiasaan dari sikap yang perlu untuk diubah.
2.      Self Evaluation
Tentukan apa saja yang ingin diubah dan dicapai. Selanjutnya tntukan tindakan apa yang harus dilakukan untuk memenuhi kriteria tersebut.
3.      Self Re-inforcement
Jika telah berhasil mengubah butir demi butir kebiasaam, maka sikaplah yang akan memberi reward kepada diri sendiri. Sebaliknya, apabila senantiasa melakukan kebiasaan yang seharusnya ditinggalkan, maka sikap harus menghukum dirinya sendiri.

Meminimalisir Negative Thinking
Setiap kali pikiran negative mencoba memasuki pikiran, maka lekas menggantinya dengan pikiran positif. Dan, jangan pernah menyerah. Selain itu, buanglah informasi negative  dengan belajar mengonsumsi informasi positif, berupa berita-berita yang dapat membangkitkan optimism, bergaul dengan banyak orang yang selalu memberikan masukan positif.


For more information,
     please follow @intoverted.room

Notulensi DI: "Memulai Karya Lewat Menulis"

  Diskusi Introverted Room Memulai Karya Lewat Menulis Oleh: Indriyani Sabtu, 5 Juni 2021         Profil Narasumber: Indri...