When you feel low or sad, look around you.
Who are your friends?
Surround your self with those who remind you of Allah and become happy.
-Maryyam1020
Tips
Memulai Passion sebagai Ilustrator
Narasumber
meyakini dengan memperbanyak latihan siapa saja bisa untuk mengembangkan
passionnya sebagai seorang ilustrator. Karena, selama proses latihan yang
dilakukan, hakikatnya seseorang sedang meng-explore diri. Yang mana
lambat laun ia akan mengetahui di mana letak kelemahan, kenyamanan, dan yang
terpenting ialah di balik proses panjang itu selalu ada ilmu baru yang dapat
diperoleh.
Menyalurkan
Bakat dalam Bidang Seni
Bagi
narasumber, seni itu bebas akan tetapi tidak bablas, sebagaimana tingkat
kenyamanan seseorang dalam membuat karya seni tersebut dan membungkusnya dengan
konten-konten yang bermanfaat.
Narasumber
sendiri memiliki keinginan seperti para ilustrator dakwah, tetapi dia merasa
masih memiliki banyak kelemahan, khususnya dalam merangkai kata menjadi sebuah
kalimat yang indah. Namun, hal tersebut tidak lantas membuat dia menyerah,
sebaliknya dia terus mencari jalan lain, salah satunya ialah dengan memakai
ayat-ayat Al-Qur’an yang mana memiliki arti yang luas dan dapat dipahami oleh
berbagai golongan.
Narasumber
percaya bila segala sesuatu dilakukan karena Allah, maka insya Allah akan
diberikan kemudahan oleh Allah sesederhana apa pun bentuknya.
Memotivasi
Diri Agar Senantiasa Berpikir Kreatif, Inovatif, dan Produktif
Dengan
melihat para inspirator, tutur narasumber. Ilustrator-ilutrator di era sekarang
semakin kreatif saja, tidak hanya dalam menggambar saja, tetapi mereka dapat
mengembangkan gambar-gambarnya menjadi notebook, buku cerita, memo,
baju, washi tape, keychain, standee, bahkan tidak sedikit yang
mengadakan pameran untuk hasil karyanya.
Bagi
narasumber melihat progres dari ilustrator-ilustrator besar dapat menghadirkan
inspirasi untuk dirinya agar terus berkarya, lagi dan lagi. Selain itu dapat
pula menumbuhkan rasa ingin serba bisa agar kelak dapat menjadi seperti
mereka.
Menentukan
Sasaran Pasar
Untuk
sasaran pasar sendiri, pada dasarnya narasumber tidak menentukan sasaran pasar
apa pun, karena dia melakukannya secara random, yang mana dia hanya mengawali
akun Instagramnya sekadar untuk mengupload atau hiburan semata.
Tetapi,
kemudian narasumber berpikir, adakah manfaat yang diperoleh para followers ketika
melihat ilustrasinya? Karena itu, dia mencoba untuk menggabungkan ilustrasinya
dengan konten Islami. Di mana visi misinya ialah ingin agar siapa pun yang
melihat ilustrasinya—entah, muslim maupun bukan—dapat sama-sama mengetahui apa
saja yang terkandung dalam Al-Qur’an. Dan, tidak disangka langkah coba-coba
yang dilakukan narasumber tersebut mendapatkan respon yang baik dari para followers-nya.
Motivasi
Narasumber dalam Mengadakan Kelas Menggambar Gratis untuk Anak-Anak
Salah
satu alasan narasumber mengadakan kelas menggambar gratis untuk anak-anak ialah
karena kepribadiannya. Ya, bagaimana Islam memandang kepribadian Introvert? Apabila
narasumber hanya menghabiskan waktu di rumah, lalu apa yang dapat dia lakukan
untuk senantiasa berkhidmat kepada Allah?
Karena
itulah narasumber mulai mencoba untuk membuka kelas menggambar untuk anak-anak
di sekitar rumahnya secara gratis. Meski awalnya dia cukup khawatir. Kekhawatiran
itu di antaranya dia yang harus bersosialisasi dengan anak-anak, yang mana
menuntutnya untuk keluar dari zona nyaman, dan terakhir karena dia tidak
memiliki bakat mengajar.
Namun,
Allah kembali memberikan kemudahan kepada narasumber, yang mana Allah hadirkan
anak-anak yang begitu antusias dalam memeroleh ilmu dan teknik menggambar dari
narasumber hingga saat ini, yang awalnya dia pikir kelas menggambar ini hanya
mampu bertahan selama dua bulan lamanya, realitasnya kelas tersebut justru
berjalan hingga sekarang.
➴ For more information,
please follow @introverted.room
