Blue Hair Girl, Cute

Sunday, August 16, 2020

Notulensi DI: Mengatasi Futur Untuk Anak Muda

 Notulensi Diskusi Introvert

Mengatasi Futur Untuk Anak Muda

Oleh Akbar Ditya Ridhani owner @istgfr.id

15 Agustus 2020



Profil Narasumber:


Akbar Ditya Ridhani, yang berasal dari kota Palangkaraya. Beliau adalah pemilik dari official account @istigfr.id.

Seorang mahasiswa S-1 jurusan Pendidikan Matematika di Universitas Palangka Raya, Akbar Ditya Ridhani juga sekaligus seorang yang giat melakukan dakwah lewat oa medsosnya.

Mottonya adalah, "Banyakin istighfar, kita semua pendosa".




Pendahuluan



Baik, sebelum memasuki materi perlu saya sampaikan disini bukan maksud saya menggurui. Mungkin disini banyak teman-teman yang lebih faqih dan lebih tau dari saya dalam perkara ini. Jadi jikalau dalam penyampaian nanti terdapat kekeliruan dari saya, silahkan dikoreksi bersama

.

Jadi malam ini lebih ke sharing, dan sebagai reminder bagi diri saya pribadi dan semoga ada kebaikan yang bisa teman-teman ambil

.

Pengertian futur dan sedikit contohnya bisa teman-teman baca pada gambar di atas!

.

Futur ini mungkin hampir sama dengan istilah anak zaman sekarang yaitu "mager" tapi futur lebih ke perkara ibadah dan ketaatan kita sebagai seorang muslim.

.

Semua dari kita pasti pernah mengalami hal ini, terutama biasanya pada saat bulan ramadhan. Pada awal ramadhan kita begitu bersemangat melakukan kebaikan, tadarus al-qur'an dsb. Akan tetapi, begitu mulai memasuki pertengahan ramadhan sudah mulai malas-malasan, tidak tadarusan  lagi malah lebih banyak tidur. Nah, itu salah satu diri kita sudah mulai terjangkit yang namanya futur.

.

Demikian sekilas penjelasan singkat dari saya mengenai pengertian futur dan beberapa contohnya.



Lalu apakah penyebab futur?




Faktor utama yang menyebabkan seseorang menjadi futur adalah kemaksiatan. Perbuatan maksiat membuat hati tertutupi oleh kefasikan yang menyebabkan fisiknya malas untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah.

.

Adapun beberapa penyebab futur lainnya, diantaranya adalah:


1. Berlebih-lebihan dalam hal mubah

Mubah yaitu perbuatan yang tidak mendatangkan pahala maupun dosa. Misalnya sibuk bermain game. Melakukan hal yang tidak mendatangkan manfaat sangat rawan menjadikan seseorang terkena futur


2. Sedikit mengingat akhirat

Orang yang sedikit mengingat akhirat pasti lalai akan mempersiapkan bekal untuk akhirat


3. Bersahabat dengan orang-orang yang tidak baik

Rasulullah pernah bersabda: "Seseorang sangat dipengaruhi oleh teman dekatnya, maka hendaklah ia melihat (selektif) dengan siapa ia berteman." (HR. Abu Daud)

.

Demikian beberapa penyebab futur pada anak muda



Apa saja dampak buruk dari futur ini?



Sangat rugi karena waktu kita terbuang sia-sia tanpa mendapatkan pahala. Karena futur menyebabkan seseorang bermalas-malasan dalam melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim. Sekiranya futur tidak ditangani atau dibiarkan, ia akan menjadi suatu tabiat.

.

Apabila seseorang itu berlama-lama dalam keadaan futur sehingga menjadi tabiat (kebiasaannya), maka ia tergolong orang yang sangat merugi dan kita tidak tau sampai kapan usia kita. Dan jika sudah terbiasa futur ia akan menanggung resiko besar yaitu mati dalam keadaan futur

.

Ini yang paling kita takuti, karena Allah menilai kita berdasarkan akhir perbuatan.

.

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar lagi dibenarkan, “Sesungguhnya setiap kamu dihimpunkan kejadiannya di perut ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari, lalu berubah menjadi segumpal darah selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal daging selama empat puluh hari. Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan kepadanya ruh dan diperintahkan untuk mencatat empat perkara: mencatat rezekinya, ajalnya, amalnya, dan celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia, sesungguhnya di antara kamu ada orang yang melakukan perbuatan ahli surga sehingga jarak antara dirinya dengan surga hanya tinggal sehasta, akan tetapi catatan mendahuluinya, akhirnya dia melakukan perbuatan ahli neraka, ia pun masuk ke neraka. Sesungguhnya di antara kamu ada orang yang melakukan perbuatan ahli neraka sehingga jarak antara dirinya dengan neraka hanya tinggal sehasta, akan tetapi catatan mendahuluinya, akhirnya dia melakukan perbuatan ahli surga, ia pun masuk ke surga” (HR. Bukhari dan Muslim).



Apa saja yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau mengatasi futur?





Kiat-kiat mengatasi dan menghindari futur

.

1. Jangan terlalu memaksakan diri/memforsir dalam melaksanakan ibadah

Ingin melakukan banyak ibadah tetapi memforsir diri itu akan bertahan sementara dan rentan terkena futur. Lebih baik lakukan ibadah sedikit namun dilakukan secara kontinyu (Misalnya membaca Al-Qur'an 2 halaman per hari namun konsisten setiap hari membaca, dibandingkan 1 juz 1 hari tetapi dilakukan 1 tahun sekali)


2. Jangan tinggalkan ibadah yang sudah rutin dilakukan, meski tidak sebanyak biasanya. (Misalnya rajin shalat dhuha 8 rakaat, tiba-tiba merasa berat untuk melaksanakan 8 rakaat, tetaplah shalat dhuha meski tidak 8 rakaat)


3. Berdoa kepada Allah agar di istiqomahkan oleh Allah dan dijauhkan dari rasa futur atau memohon kepada Allah agar segera mengangkat rasa futur ketika kita sedang dilanda futur


4. Bertaubat dari dosa dan maksiat yang pernah dilakukan. Bisa jadi dosa dan maksiat yang pernah kita lakukan menjadi benih-benih rasa futur 


5. Senantiasa berkumpul bersama orang-orang yang sholeh


Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga ada kebaikkan yang bisa di ambil dari sharing kita malam ini



Sunday, August 2, 2020

Notulensi DI: Salahkah Jika Aku Seorang Introvert?

Notulensi Diskusi Introvert

Salahkah Jika Aku Seorang Introvert?

Oleh Lukmanul Hakim owner @Introvertitukeren

1 Agustus 2020

 

 

Profil Narasumber:

 

Nama: Lukmanul Hakim

Domisili: Kota Depok

Pendidikan: SMK N1 Temanggung

Kata kata motivasi:

1. Bertaqwa Kepada Allah (motivasi akhirat).

2. Be Your Self, Find Your Passions & Helping People (motivasi dunia).

 

 

Apa sih Introvert itu?

 

  Sebelum saya menjelaskan mengenai introvert, izinkan saya menyampaikan beberapa hal ya..

 

  Tema diskusi malam ini adalah "Salahkah jika aku seorang Introvert?"

 

  Nah, tujuan tema ini harapannya bisa menemukan kepercayaan diri untuk berkarya. Melihat peluang yang terbuka.

 

  Mensyukuri diri sebagai introvert. Menemukan sudut pandang mulia introvert. Serta memaksimalkan potensi yang telah Allah titipkan dalam diri kita (menjadi bermanfaat) bagi manusia lainnya, atas dasar.

 

 

 

 

 

 

 



 Apa yang bisa kita lakukan sebagai introvert. Harus memiliki impian yang besar. Karena orang-orang besar, banyak lahir dari karakteristik introvert.

 

  Sebut saja, Rasulullah Muhammad salallahu alaihi wasallam (referensi: https://pelatihanparenting.com/) Beliau adalah seorang introvert. Masyaallah yaa...

 

   Sebagai muslim, saya yang berkarakter introvert begini, asli... sangat surprised & bahagia. Setidaknya, ada kesamaan modal yang saya miliki dengan manusia paling sempurna (ma'sum) yaitu karakter introvert.

 

  Salahkah jika aku seorang introvert? Saya yakin 100% kalau temen-temen semua juga sudah tahu jawabannya bahwa "Tidak pernah ada yang salah dengan introvert bahkan extrovert sekalipun."  Tidak ada yang salah dengan introvert.

 

  Hanya sudut pandang orang tentang introvert yang kadang salah. Sesekali, kita sendiri jadi ikut-ikutan merasakan dalam diri kita ini ada sesuatu yang tidak beres sebagai introvert.

 

   Padahal, kalo mau bercermin secara realitis. Ada juga kan, tokoh introvert lain yang sukses. Bahagia. Ceria. Energik. Penuh semangat. Bahkan pandai berbicara?

 

Ada

 

  Lantas, kenapa kita masih menyesali keadaan hanya karena introvert?

 

   Kalau introvert lain bisa mendunia, berarti ada peluang juga untuk kita sebagai introvert sukses dalam bidang kita sendiri, bukan..?

 

 Lalu..

 

  Kenapa kita masih menghakimi diri sendiri sebagai sesuatu yang harus diubah karakternya?

 

  Menurut saya, Itu tidak dianjurkan. Awas, dzalim. Sebaliknya bersyukurlah. Penciptaan karakter introvert, merupakan kesempurnaan pemberian dari Allah.

 

  Jadi, terimalah diri kalian jika introvert. Banggalah menjadi introvert. Tingkatkan kualitas keintrover-an kalian sebagai suatu kelebihan. Jadi sekali lagi, tidak ada yang salah dengan introvert.

 

  Barangkali kita kurang syukurnya. Barangkali kita termakan dengan banyaknya informasi yang lebih banyak memberitakan kekurangan-kekurangan introvert daripada kelebihannya. Lalu kita percaya begitu saja, tanpa mencari lebih jauh apa itu introvert.. sehingga terjebak dalam pemahaman yang salah..

 

SEKILAS TENTANG ISTILAH INTROVERT

 

 

   Istilah introvert itu sebenarnya gimana sih awalnya?

 

   Nah, menurut beberapa sumber yang pernah saya baca, pencetus istilah introversi & extraversi adalah seorang pakar psikologi bernama Carl Gustav Jung (1920) yang diterbitkan dalam bukunya berjudul Psychologische Typen.

 

 

 

 

 

  Disitu diterangkan bagaimana introver & extrover mendapatkan gairah alias energinya Intovert mendapatkan energinya dari dalam diriny, ketika menyendiri. (Inward-looking)

 

Sebaliknya extrover, melalui berinteraksi dengan orang lain. (Outward-Looking).

 

   Coba teman-teman, pergunakan kelebihan kelebihan sebagai introvert untuk mendapatkan energi  jangan kaitkan dengan hal-hal selaiWaah jadi introvert itu dari bagaimana untuk meningkatkan energi dalam dirinya seperti itu yaa, Mas Lukman.

 

Hal-hal apa saja, yang sering disalah pahami tentang kepribadian Introvert itu?

 

 


 

 

 

  Aslinya ada banyak banget ya, lebih dari 8. Miris yaa... Tapi ya sudahlah, kita edukasi aja mereka dengan hal-hal yang positif.

 

 Menurut Susan Cain, memang dunia ini didominasi oleh kelompok extrovert alias lebih banyak extrovert ketimbang introvert.

 

   Sehingga, karakteristik pendiam, dianggap aneh oleh banyak orang, Bahkan, lebih parahnya terjadi diskriminasi dan mendapat perlakuan tak adil. Sosok manusia ideal, harus suka berteman, bersifat pemimpin & menjadi sorotan, sedangkan nggak semua orang senang bergaul & menjadi sorotan. Khususnya introvert.

 

  Tidak semua ekstrovert, juga seorang pemimpin yang baik.

 

Introvert sering diartikan sebagai sosok pemalu, pendiam, antisosial. Padahal jelas, ini tidak benar. Introvert tetap punya rasa percaya diri bahkan dalam keramaian, hanya aja lebih senang terlibat di belakang layar daripada harus jadi pusat perhatian.

 

  Introvert mudahnya adalah cara orang mengumpulkan energinya kembali.

 

  Sehingga ya wajar toh, kalo introvert karakteristiknya suka menyendiri karena itu bisa membuat dia jadi bersemangat lagi setelahnya. Kondisi seperti ini nggak bisa kalo hanya dilihat dari sudut pandang extrovert.

 

 Pendek kata, susan cain menyarankan ya jadilah dirimu sendiri. Be Your Self

 

  Tetap menjadi introvert sesuai dengan karakter dirimu sendiri. Jangan pernah jadi orang lain.

 

 Jangan pernah berkeinginan jadi Extrovert atau menjadi Introvert versi orang lain....Jadilah introvert versi kamu sendiri .

 

 

 Kekuatan Introvert

 

  Setiap orang, setiap tipe karakter pasti dikasih kekurangan. Supaya, bisa menjadi control dirinya serta memiliki kelebihan supaya dengan titipan / potensi kelebihan itu.. bisa kita pergunakan, manfaatkan dengan baik, dan mencari pahala hingga ridho Allah..

 

  Nah, sebagi introvert coba teman-teman tulis dan kenali apa saja yang menjadi kelebihan teman-teman.

 

  Kalau sudah tahu, teman-teman bisa pelajari dan dalami hingga menjadi skill bahkan ahli di bidangnya.  Tidak perlu melihat keluar (kelebihan extrovert) lagi.. fokus saja melihat ke dalam (Inward-looking)

 

  Sebenarnya yang namanya kelebihan setiap orang itu mutlak tidaklah sama, pasti beda-beda. Hanya saja, kelebihan yang ada dalam karakter introvert mungkin hampir sebagian besar sama, berikut beberapa diantaranya.

 

1.  Tidak mudah emosi. Tenang dalam tindakan. Lembut dalam berkata.

 

  Itu karena, introvert selalu berfikir sebelum berucap. Jadi, untuk memutuskan mau emosi juga kadang mikir-mikir risikonya, sehingga, lebih memilih menahan emosi. Mengontrol amarahnya.

 

  Nah, dalam islam ini sangat dianjurkan,  La taghtob walakal jannah, nanti kalian bisa cari sendiri ya lengkap dan detailnya...

 

   Jadi, bagi saya ini kelebihan yang istimewa yang dikasih kepada orang-orang introvert. Selain itu tidak emosian juga insyaallah lebih sehat.

 

2.  Bersungguh-sungguh dalam pekerjaan & bertanggung jawab dengan kehidupan.

 

  Semoga temen-temen semua mengalami kelebihan introvert nomor 2 ini ya.  Kalau bekerja, serius. Tuntas. Fokus. Amanah dalam mengemban tugas, karena tidak cuma menggugurkan kewajiban kepada bos/atasan/partner bisnis saja tapi, karena dilandasi oleh takut kepada Allah,  diawasi dalam setiap bertugas, dimana saja, kapan saja, Sederhana. Tidak suka memamerkan kelebihan. Karena pasti itu tidak nyaman.

 

   Kreatif.  Kalo sudah ketemu gregetnya, introvert adalah sosok yang unstoppable. Sangat kreatif, Penuh persiapan. Jelas, introvert paling gak bisa mendadak. Baik dalam berbicara maupun bertindak.

 

  Introvert memiliki persiapan yang bagus hapir dalam hal apa saja. Seperti misalnya menyambut hari dengan bangun pagi. Sekali kesiangan, langsung ilang semangatnya, menjalani hari sepanjang siang, jadi badmod..

 

  Perencanaan yang matang juga untuk berkeluarga, serta memikirkan juga persiapan kehidupan akhirat. Insyaa Allah. ya teman teman.

 

3.  Introvert itu Pribadi yang Mandiri

 

  Mandiri karena apa-apa sendiri, sehingga si introvert cenderung lebih mandiri dalam hidup. Dia mencoba untuk tidak merepotkan orang lain, selagi masih bisa ditangani sendiri masalahnya. Bukan berarti tak butuh orang lain, tetap butuh. Hanya saja, dia tau banget kapan waktunya untuk melibatkan orang lain.

 

 

Apa sih mas ruang pribadi Introvert itu?

 

 

Bagi saya pribadi, adalah sesuatu yang sifatnya private. Ada hal vital yang hanya bisa dikerjakan & diketahui introvert. Baik dalam berkarya, maupun dalam kehidupan nyata. Kalau ruang pribadi ini diumbar, alias diketahui orang lain maka kacau dan payah sudah kemampuannya bahkan bisa tiba-tiba hilang kelebihannya.

 

   Yang pertama "Menunjukkan Proses."

 

  Ini penting! Bagi saya, proses adalah rahasia pribadi introvert. Kalau proses yang notabene hanya bisa dikerjakan sendirian terintervensi oleh orang lain, atau misalnya ada orang lain duduk disebelah kita, maka kacau sudah jadinya. Fokus menjadi hilang dengan tiba-tiba.

 

  Kebebasan menyalurkan perasaan dalam berkarya terenggut sudah. Energi & semangat yang sudah dipersiapkan rasanya padam begitu saja. Saya sering merasakan ini saat bekerja dikantor.

 

  Meja kerja dibuat terbuka untuk kerja bersama, susunan seperti ini tidak cocok buat introvert menurut saya.

 

  Tidak ada kebebasan berekspresi jadinya. Padahal, kualitas hasil kerja, hasil karya introvert ada dalam pemusatan energi dan kesendiriannya.

 

  Bisa ditebak, hasil kerja orang introver diruang publik dan private,  mana yang lebih gregetnya.

 

   Selain itu, *catatan pribadi dalam buku atau note digital. Biasanya ini juga bersifat krusial. Jadi, beberapa catatan adalah ruang pribadi bagi saya.

 

  Tulisan note tertentu, terkadang hanya boleh dibaca si introvert itu sendiri. Meski isinya bukan rahasia-rahasia banget, tapi jika bocor ke publik rasanya cukup malu atau nggak nyaman-lah, karena rahasia pribadinya dibaca orang. Barangkali temen-temen punya ruang pribadi tersendiri, ya saya kira pasti punya dan nggak mesti sama, walau kita smaa-sama introvert.

 

 

Kiat-kiat apa saja  untuk berkomunikasi dengan orang yang berkepribadian Introvert itu?

 

  Komunikasi mutlak dipelukan setiap hari. Introvert, kadang berhadapan dengan sesama introvert tapi kadang malah lebih sering berjumpa dengan si ekstrovert. Wah, enggak banget deh rasanya. Apalagi kalau tipe extrovert yang suka membully. Asli, paling males ketemu karena bisa bikin nggak mood mendadak. Tapi kalau kalian terpaksa harus berinteraksi dengan mereka, bagaimana jadinya?

 

1. Gunakan pesan teks.

  Kalau masih memungkinkan berkomunikasi via pesan teks, utamakan cara ini.  Dalam kondisi tertentu, memang tidak bisa misalnya pas di organisasi atau rapat, ya. Tapi masih banyak kesempatan lain yang memungkinkan untuk berkomunikasi secara tidak langsung alias menggunakan pesan teks.

 

 2. Berbicara face to face.

 

   Introvert pasti nggak suka teriak-teriak saat memanggil orang lainnya, karena jelas itu membuat energinya dropp. Cara efektif yang bisa digunakan adalah dengan mendekati orang lain, lalu ngobrol pelan dalam jarak dekat, sehingga bisa menggunakan nada pelan untuk berbicara. Disini, introvert bisa berdiskusi dari hati ke hati, bebas & maksimal.

 

 3. Beri kesempatan bicara.

 

  Nah, kalau kalian introvert sedang berbicara dengan introvert lain terkadang kalian harus memberi kesempatan si dia untuk berbicara. Jangan menginterupsi pembicaraan yang sedang berlangsung, karena pasti itu tidak disukai. Kadang sebenarnya mereka ingin mengatakan sesuatu, namun harus dibujuk dulu supaya mau bicara.

 

 

 

 

Notulensi DI: "Memulai Karya Lewat Menulis"

  Diskusi Introverted Room Memulai Karya Lewat Menulis Oleh: Indriyani Sabtu, 5 Juni 2021         Profil Narasumber: Indri...