Blue Hair Girl, Cute

Sunday, December 22, 2019

NOTULENSI DI: Musik dan Kreativitas




Pengaruh Musik dalam Kehidupan
Beberapa pengaruh musik dalam kehidupan menurut narasumber, di antaranya:
1.        Musik dapat menunjukkan kepribadian dan kualitas diri seseorang
2.        Media menyampaikan pesan, curahan hati, dakwah, motivasi dan seruan
3.        Identitas suku bangsa
4.        Mempengaruhi mood seseorang
5.        Penghilang kebosanan dan kesepian, sarana hiburan dan bersenang senang
6.        Dalam dunia kesehatan seperti kehamilan, walau terkesan simpang siur, konon musik dapat memengaruhi kualitas janin sehingga anak yang lahir setidaknya memiliki bakat yang bagus, bisa saja multitalenta atau sang anak dapat berpikiran unik dari yang lain

Cara Mengembangkan Kreativitas, Teutama dalam Bidang Musik
Sekadar rujukan dari narasumber, untuk mengembangkan kreativitas sebenarnya kita harus memiliki dasar dan bakat. Lantas, bakat yang seperti apa? Bakat dalam mengembangkan atau menciptakan kreativitas, tanpa itu kita akan sulit berinovasi atau membuat terobosan, inovasi juga salah satu bentuk kreativitas. Sulit untuk meningkatkan kreativitas apabila bakat kreatifnya tidak ada. Tetapi, jangan berkecil hati. Tidak ada salahnya untuk terus mencoba belajar. Berikut cara narasumber dalam meningkatkan kreativitas:
1.        Banyak Melakukan Aktivitas yang Bermanfaat
Dalam beraktivitas terkadang ada kendala yang memaksa kita untuk memecahkan solusi, semakin sering kita menangani masalah yang kita miliki, maka kreativitas pun akan terlatih dengan sendirinya.
2.        Perbanyak Mendengar
Mengamati, berinteraksi dengan orang lain, dan membaca apa saja yang berkaitan dengan bakat dan minat kita, keempat hal ini adalah referensi yang secara instant dapat memunculkan ide ide.
3.        Apabila Kita Seorang Pemusik
Maka kita harus dekat dengan instrument yang kita sukai, yaitu senantiasa giat berlatih dalam mencari celah untuk kemampuan yang belum kita kuasai, perbanyaklah mengamati beragam lagu untuk memperkaya ide, khususnya dalam menciptakan karya. Terakhir ialah bekerja mandiri dengan tekun, mencari solusi dari masalah yang sedang kita hadapi tanpa bantuan siapa pun, karena otak kita akan terlatih dalam mengembangkan kreativitas.

Cara Menciptakan Musik yang Berkualitas
Menciptakan musik yang berkualitas itu relative, karena menyangkut selera masing-masing pendengar. Yang utama ialah hindarilah plagiat entah apapun itu alasannya, karena mencuri ide bukanlah kualitas. Untuk menciptakan musik berkualitas maka perbanyaklah mendengar referensi dari musik yang berkualitas juga, khususnya karya orang-orang yang tengah viral. Amati dan pelajari aransemen musik mereka, maka dari situ secara langsung kita akan terbiasa dengan mudah terpengaruh oleh gaya musik mereka yang berkualitas. Bahkan kita bisa membuat karya lagu dari beragam macam genre. Dan, semua itu kembali pada diri kita masing-masing.

Hambatan yang Seringkali Narasumber Temukan
Hambatan narasumber dalam berkarya adalah ketakutan akan plagiatisme, dalam artian narasumber takut apabila karyanya memiliki kemiripan dengan karya orang lain terdahulu, sehingga takut dicap sebagai copycat, karena narasumber sendiri paling anti terhadap penjiplakan, karena plagiatisme bukanlah perbuatan jujur dan terpuji.
Hambatan lain yang tak kalah mengganggu adalah kekeringan ide, ketika ide kering maka susah untuk kita membuat inovasi, kreasi, dan memproduksi karya terbaru. Jika dipaksa berkarya yang ditakutkan adalah hasil yang buruk. Tanpa ide segalanya menjadi buntu dan sulit bergerak. Terakhir, rasa malas yang berkaitan dengan mood membuat pekerjaan kita terbengkalai dan semakin lama untuk dirampungkan.

Musik yang Baik Menurut Narasumber
Menurut pakar musik, musik yang baik tentu harus memenuhi aturan musik dan pendidikan, tetapi sebenarnya musik yang baik cukup ketika dapat merangkul seluruh lapisan masyarakat dan semua usia, ketika lagu tersebut viral dalam artian enak didengar maka itulah musik yang baik, disamping itu tidak boleh ada plagiatisme.
Dan, musik tersebut memiliki aransemen baru yang original (bukan diperbarui) dan ciri khas dari gaya bermusik kita yang tertuang pada genre atau aransemen lagu yang kita buat, ketika kita memiliki gaya tersendiri yang menghasilkan lagu-lagu fresh dan original.
Menurut kacamata narasumber, karena pada umumnya musik memiliki kemiripan aransemen, alur, beat bahkan nada yang paling umum (plagiat) dari musik lainnya. Ketika musik yang enak disertai aransemen terbaru (beda dari yg lain) itulah kualitas terbaik yang pernah ada. Karena, sangat sulit untuk membuat karya yang segar.

 For more information,
     please follow @introverted.room

NOTULENSI DI: Introvert Leader




Introversion dan Ekstroversion
1.        Tidak Hanya Sebatas pada Sosial Aspek
Baik introvert maupun ekstrovert, keduanya tidak hanya sebatas pada sosial aspek, melainkan lebih kepada bagaimana manusia-manusia ini merespon lingkungan mereka, termasuk kepada manusia di sekitarnya.
2.        Bukan Sebuah Pilihan
Hakikatnya dalam waktu semalam, manusia dapat berubah dari kepribadian introvert ke kepribadian ekstrovert, begitu pun sebaliknya. Karena, manusia berapa di antara dua kepribadian introvert dan ekstrovert, hanya saja kepribadian kita cenderung lebih condong ke mana; introvert atau ekstrovert?
Perbedaan yang menonjol dari kepribadian introvert ialah mereka menyerap segala informasi yang diperoleh dengan semua panca inderanya, sehingga menyebabkan mereka yang berkepribadian introvert cenderung lebih cepat lelah ketika berada di suatu ruang atau tempat yang terdapat banyak orang. Sedangkan mereka yang berkepribadian ekstrovert, semakin sering mereka bersosialisasi dengan banyak orang, maka akan semakin banyak energi yang mereka dapatkan.
3.        Memiliki Satu Kesamaan; Sama-Sama Memiliki Kelemahan dan Kelebihan
Jadi, untuk kita pun siapa saja yang notabene berkepribadian introvert, jangan pernah merasa rendah diri, karena introvert memiliki banyak kelebihan yang dapat memberikan manfaat baik untuk diri sendiri pun banyak orang.

Introvert Tidak Bisa Menjadi Seorang Leader
       Ada beberapa mitos yang sering kita dengan tentang kepribadian introvert, salah satunya ialah mereka tidak pandai berbicara di muka umum, sehingga dapat disimpulkan bila mereka yang berkepribadian introvert memiliki kemungkinan besar tidak bisa menjadi seorang leader.
Tetapi, ada baiknya bila kita dan mereka yang berkepribadian introvert mampu merubah mindset dengan tidak mudah memercayai persepsi negatif yang dimiliki banyak orang, khususnya bila seorang introvert dapat menghambat sebuah kesuksesan atau minimal tidak akan sukses. Sebaliknya, kita perrlu yakin bila seorang introvert dapat menjadi sukses dan menjadi pemimpin yang baik.
Jennifer B. Kahnweller seorang peneliti dan penulis mengungkapkan suatu fakta yang sangat penting, bahwa persepsi introvert yang berupa tidak banyak berbicara, kalem, lebih banyak mendengarkan, dan memiliki persiapan yang matang sebelum melakukan sesuatu hakikatnya merupakan kualitas- kualitas yang ditemukan oleh  pemimpin pemimpin yang hebat. Jadi, imtrovert juga memiliki kelemahan pun kelebihan sebagaimana manusia pada umumnya.
Terdapat empat tokoh yang berhasil mematahkan anggapan bila introvert tidak dapat sukses, di antaranya ialah:
1.      Bill Gates, seorang CEO sekaligus founder Microsoft
2.      Warren Buffet, seorang investor sekaligus terkaya nomor tiga pada tahun 2015
3.      Jeff Bezos, seorang CEO sekaligus founder Amazon.com
4.      Mark Zuckerberg, seorang CEO sekaligus founder Facebook
Dari keempat orang tersebut, mereka memiliki dua kesamaan, di antaranya:
Pertama, mereka  menjadi sangat sukses setelah membangun sebuah perusahaan, hingga pada akhirnya dapat berada di posisi pemimpin yang hebat. Kedua, mereka semua merupakan orang-orang yang memiliki kepribadian introvert.
Jadi, bila kita pun mereka yang notebene berkepribadian introvert belum memiliki ketakinan dan belum mampu percaya bahwa introvert dapat menjadi seseorang yang sukses sekaligus pemimpin yang hebat, maka keempat orang di atas dapat menjadi sebuah bukti.

Pura-Pura Berkepribadian Ekstrovert untuk Menjadi Seorang Leader
Tiga pokok utama untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, di antaranya ialah:
1.      Perlu mendengarkan, ketika seorang introvert lebih banyak mendengarkan daripada berbicara, maka mereka akan memperoleh banyak informasi
2.      Introspeksi diri, dari semua informasi yang diperoleh, maka seorang introvert perlu untuk memilih dan memilah informasi mana yang bermanfaat untuk dirinya dan mana yang tidak, sehingga ia dapat menjadi seorang introvert yang hebat
3.      Tidak merendahkan orang lain, seandainya kita berhasil menjadi seseorang yang sukses di kemudian hari, maka jangan merendahkan maupun memamerkan apa yang kita miliki kepada orang lain

Fakta-Fakta Introvert
1.      Introvert lebih sering mendengarkan, uniknya seorang introvert ketika mendengarkan tidak hanya menggunakam telinga, tetapi juga menggunakan semua alat indera yang dimilikinya.
2.      Introvert menyerap segala informasi dan setelah diserap kita cenderung berpikir panjang dan mengolah informasi yang diperoleh, sebelum pada akhirnya bertindak untuk melakukan sesuatu.
3.       Introvert butuh kesendirian, introvert ketika bertemu dengan banyak orang dan menyerap segala informasi yang didengar, maka akan cenderung cepat merasa lelah. Untuk mengatasinya, seorang introvert perlu mengisi kembali energinya dengan melakukan kegiatan seorang diri.
4.      Introvert biasanya lebih senang menulis terlebih dahulu sebelum dia melakukan sesuatu, hal ini dilakukan dengan tujuan memastikan bahwa semua yang dia lakukan benar.
5.      Introvert cenderung memiliki perasaan yang sangat dalam, tidak hanya terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap pekerjaan dan semua hal yang dilakukan.
Hakikatnya poin-poin di atas bukanlah suatu hal yang buruk, apabila kita sebagai seorang introvert mampu memahami serta mengembangkan segala kelebihan yang dimiliki, maka kita dapat menciptakan suatu ketahanan dalam menghadapi kehidupan ke depannya.

4 Phase yang Perlu Diperhatikan Oleh Seorang Introvert
1.        Prepare
Yakni dengan menjadi seseorang yang penuh persiapan, maka kita akan menjadi lebih percaya diri  dalam menjalani kehidupan.
2.        Presence
 Karena seorang introvert cenderung lebih banyak mendengarkan dibandingkan berbicara, maka perhatikanlah orang-orang yang kita dengarkan, tidak hanya dengan sepasang mata, melainkan juga dengan semua alat indera yang kita miliki. Dengan begitu seseorang akan lebih menyadari keberadaan kita.
3.        Push
Jadilah seseorang yang lebih baik dari hari kemarin, serta jangan mudah terpengaruh dengan tekanan sosial, karena kita harus mampu menjadi lebih baik dari hari kemarin menurut versi kita sendiri.
4.        Practice
Perbanyak latihan agar kelak mampu menyampaikan apa-apa saja yang perlu kita sampaikan, dengan begitu kita akan mudah diterima dengan baik oleh orang lain.
Hakikatnya kita selaku manusia yang berkepribadian introvert sangat bisa untuk menjadi seorang pemimpin. Kita hanya perlu mengembangkan kemanpuan yang kita miliki dan selalu mengingat Four Phase di atas.
Tetaplah menjadi diri sendiri, tidak perlu berpura-pura menjadi pribadi orang lain. Tidak hanya itu, kita juga perlu open minded, tidak melulu berpikir bahwa seorang introvert tidak dapat melakukan banyak hal. Keliru. Sebaliknya, dengan memiliki kepribadian introvert kita mamp melalukan banyak hal dan menjadi lebih baik setiap harinya dengan versi diri kita sendiri.
Jadi, dapat disimpulkan bila introvert tidak kalah hebat baik dalam persoalan kualitas diri maupun ketika menjadi sosok pemimpin. Hanya saja introvert memiliki caranya sendiri untuk menunjukkan potensi dalam dirinya, tetapi yang paling perlu digaris bawahi ialah bagaimana seorang introvert harus merubah mindsetnya mengenai stigma sosial, karena memiliki kepribadian introvert bukanlah sebuah kelemahan, melainkan kelebihan.
Berdasarkan cara-cara yang telah narasumber sampaikan, semoga teman-teman introvert dapat sedikit tercerahkan, termotivasi untuk menerima kepribadiannya, dan senantiasa mengasah kemampuannya. Terakhir, teruslah berusaha untuk dapat menjadi lebih baik dari hari ke hari. Seperti kata Bruno Mars, “Just the way you are.”



 For more information,
     please follow @introverted.room

Notulensi DI: "Memulai Karya Lewat Menulis"

  Diskusi Introverted Room Memulai Karya Lewat Menulis Oleh: Indriyani Sabtu, 5 Juni 2021         Profil Narasumber: Indri...