Blue Hair Girl, Cute

Sunday, December 22, 2019

NOTULENSI DI: Introvert Leader




Introversion dan Ekstroversion
1.        Tidak Hanya Sebatas pada Sosial Aspek
Baik introvert maupun ekstrovert, keduanya tidak hanya sebatas pada sosial aspek, melainkan lebih kepada bagaimana manusia-manusia ini merespon lingkungan mereka, termasuk kepada manusia di sekitarnya.
2.        Bukan Sebuah Pilihan
Hakikatnya dalam waktu semalam, manusia dapat berubah dari kepribadian introvert ke kepribadian ekstrovert, begitu pun sebaliknya. Karena, manusia berapa di antara dua kepribadian introvert dan ekstrovert, hanya saja kepribadian kita cenderung lebih condong ke mana; introvert atau ekstrovert?
Perbedaan yang menonjol dari kepribadian introvert ialah mereka menyerap segala informasi yang diperoleh dengan semua panca inderanya, sehingga menyebabkan mereka yang berkepribadian introvert cenderung lebih cepat lelah ketika berada di suatu ruang atau tempat yang terdapat banyak orang. Sedangkan mereka yang berkepribadian ekstrovert, semakin sering mereka bersosialisasi dengan banyak orang, maka akan semakin banyak energi yang mereka dapatkan.
3.        Memiliki Satu Kesamaan; Sama-Sama Memiliki Kelemahan dan Kelebihan
Jadi, untuk kita pun siapa saja yang notabene berkepribadian introvert, jangan pernah merasa rendah diri, karena introvert memiliki banyak kelebihan yang dapat memberikan manfaat baik untuk diri sendiri pun banyak orang.

Introvert Tidak Bisa Menjadi Seorang Leader
       Ada beberapa mitos yang sering kita dengan tentang kepribadian introvert, salah satunya ialah mereka tidak pandai berbicara di muka umum, sehingga dapat disimpulkan bila mereka yang berkepribadian introvert memiliki kemungkinan besar tidak bisa menjadi seorang leader.
Tetapi, ada baiknya bila kita dan mereka yang berkepribadian introvert mampu merubah mindset dengan tidak mudah memercayai persepsi negatif yang dimiliki banyak orang, khususnya bila seorang introvert dapat menghambat sebuah kesuksesan atau minimal tidak akan sukses. Sebaliknya, kita perrlu yakin bila seorang introvert dapat menjadi sukses dan menjadi pemimpin yang baik.
Jennifer B. Kahnweller seorang peneliti dan penulis mengungkapkan suatu fakta yang sangat penting, bahwa persepsi introvert yang berupa tidak banyak berbicara, kalem, lebih banyak mendengarkan, dan memiliki persiapan yang matang sebelum melakukan sesuatu hakikatnya merupakan kualitas- kualitas yang ditemukan oleh  pemimpin pemimpin yang hebat. Jadi, imtrovert juga memiliki kelemahan pun kelebihan sebagaimana manusia pada umumnya.
Terdapat empat tokoh yang berhasil mematahkan anggapan bila introvert tidak dapat sukses, di antaranya ialah:
1.      Bill Gates, seorang CEO sekaligus founder Microsoft
2.      Warren Buffet, seorang investor sekaligus terkaya nomor tiga pada tahun 2015
3.      Jeff Bezos, seorang CEO sekaligus founder Amazon.com
4.      Mark Zuckerberg, seorang CEO sekaligus founder Facebook
Dari keempat orang tersebut, mereka memiliki dua kesamaan, di antaranya:
Pertama, mereka  menjadi sangat sukses setelah membangun sebuah perusahaan, hingga pada akhirnya dapat berada di posisi pemimpin yang hebat. Kedua, mereka semua merupakan orang-orang yang memiliki kepribadian introvert.
Jadi, bila kita pun mereka yang notebene berkepribadian introvert belum memiliki ketakinan dan belum mampu percaya bahwa introvert dapat menjadi seseorang yang sukses sekaligus pemimpin yang hebat, maka keempat orang di atas dapat menjadi sebuah bukti.

Pura-Pura Berkepribadian Ekstrovert untuk Menjadi Seorang Leader
Tiga pokok utama untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, di antaranya ialah:
1.      Perlu mendengarkan, ketika seorang introvert lebih banyak mendengarkan daripada berbicara, maka mereka akan memperoleh banyak informasi
2.      Introspeksi diri, dari semua informasi yang diperoleh, maka seorang introvert perlu untuk memilih dan memilah informasi mana yang bermanfaat untuk dirinya dan mana yang tidak, sehingga ia dapat menjadi seorang introvert yang hebat
3.      Tidak merendahkan orang lain, seandainya kita berhasil menjadi seseorang yang sukses di kemudian hari, maka jangan merendahkan maupun memamerkan apa yang kita miliki kepada orang lain

Fakta-Fakta Introvert
1.      Introvert lebih sering mendengarkan, uniknya seorang introvert ketika mendengarkan tidak hanya menggunakam telinga, tetapi juga menggunakan semua alat indera yang dimilikinya.
2.      Introvert menyerap segala informasi dan setelah diserap kita cenderung berpikir panjang dan mengolah informasi yang diperoleh, sebelum pada akhirnya bertindak untuk melakukan sesuatu.
3.       Introvert butuh kesendirian, introvert ketika bertemu dengan banyak orang dan menyerap segala informasi yang didengar, maka akan cenderung cepat merasa lelah. Untuk mengatasinya, seorang introvert perlu mengisi kembali energinya dengan melakukan kegiatan seorang diri.
4.      Introvert biasanya lebih senang menulis terlebih dahulu sebelum dia melakukan sesuatu, hal ini dilakukan dengan tujuan memastikan bahwa semua yang dia lakukan benar.
5.      Introvert cenderung memiliki perasaan yang sangat dalam, tidak hanya terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap pekerjaan dan semua hal yang dilakukan.
Hakikatnya poin-poin di atas bukanlah suatu hal yang buruk, apabila kita sebagai seorang introvert mampu memahami serta mengembangkan segala kelebihan yang dimiliki, maka kita dapat menciptakan suatu ketahanan dalam menghadapi kehidupan ke depannya.

4 Phase yang Perlu Diperhatikan Oleh Seorang Introvert
1.        Prepare
Yakni dengan menjadi seseorang yang penuh persiapan, maka kita akan menjadi lebih percaya diri  dalam menjalani kehidupan.
2.        Presence
 Karena seorang introvert cenderung lebih banyak mendengarkan dibandingkan berbicara, maka perhatikanlah orang-orang yang kita dengarkan, tidak hanya dengan sepasang mata, melainkan juga dengan semua alat indera yang kita miliki. Dengan begitu seseorang akan lebih menyadari keberadaan kita.
3.        Push
Jadilah seseorang yang lebih baik dari hari kemarin, serta jangan mudah terpengaruh dengan tekanan sosial, karena kita harus mampu menjadi lebih baik dari hari kemarin menurut versi kita sendiri.
4.        Practice
Perbanyak latihan agar kelak mampu menyampaikan apa-apa saja yang perlu kita sampaikan, dengan begitu kita akan mudah diterima dengan baik oleh orang lain.
Hakikatnya kita selaku manusia yang berkepribadian introvert sangat bisa untuk menjadi seorang pemimpin. Kita hanya perlu mengembangkan kemanpuan yang kita miliki dan selalu mengingat Four Phase di atas.
Tetaplah menjadi diri sendiri, tidak perlu berpura-pura menjadi pribadi orang lain. Tidak hanya itu, kita juga perlu open minded, tidak melulu berpikir bahwa seorang introvert tidak dapat melakukan banyak hal. Keliru. Sebaliknya, dengan memiliki kepribadian introvert kita mamp melalukan banyak hal dan menjadi lebih baik setiap harinya dengan versi diri kita sendiri.
Jadi, dapat disimpulkan bila introvert tidak kalah hebat baik dalam persoalan kualitas diri maupun ketika menjadi sosok pemimpin. Hanya saja introvert memiliki caranya sendiri untuk menunjukkan potensi dalam dirinya, tetapi yang paling perlu digaris bawahi ialah bagaimana seorang introvert harus merubah mindsetnya mengenai stigma sosial, karena memiliki kepribadian introvert bukanlah sebuah kelemahan, melainkan kelebihan.
Berdasarkan cara-cara yang telah narasumber sampaikan, semoga teman-teman introvert dapat sedikit tercerahkan, termotivasi untuk menerima kepribadiannya, dan senantiasa mengasah kemampuannya. Terakhir, teruslah berusaha untuk dapat menjadi lebih baik dari hari ke hari. Seperti kata Bruno Mars, “Just the way you are.”



 For more information,
     please follow @introverted.room

No comments:

Post a Comment

Notulensi DI: "Memulai Karya Lewat Menulis"

  Diskusi Introverted Room Memulai Karya Lewat Menulis Oleh: Indriyani Sabtu, 5 Juni 2021         Profil Narasumber: Indri...