Notulensi Diskusi Introvert
“Serba-serbi Tentang Kucing”
Oleh: Maulida Nur Safitri
Minggu, 13 September 2020
Profil Narasumber:
Nama :
Maulida Nur Safitri (@olidsftr)
Asal : Kota Bekasi
Sebagai :
Content Creator
Motto :
Usaha tanpa do'a adalah sombong, dan do'a tanpa usaha adalah omong kosong
Kesukaan :
Kucing dan yang berhubungan dengan kucing
Apa saja, sih, tips untuk menunjang kucing?
Rekap kurang lebih
1. Niat, konsisten, dan komitmen
2. Ada biayanya
3. Harus ada kucingnya
4. Disebabkan oleh orang rumah
Masalah yang biasa timbul saat kucing
Terkadang ada kasus orang rumah tidak setuju terhadap pemeliharaan kucing.
Lalu, berdasarkan informasi yang didapat. Misal, kita mau naik kucing, tetapi cuma pelihara saja, tidak diurus untuk kesehatannya. Ini juga bisa menjadi masalah .
Lalu, biasanya kewalahan karena si hamil dan terus melahirkan, akhirnya menjadi overbudget dan kalau tidak bisa terurus atau sudah tidak sanggup, akhirnya ditelantarkan.
Sebagian pemilik , panik kalau anabul sakitnya, Maul pun kadang suka begitu, sih , sampai pernah izin kuliah karena ingin membawa kucing ke dokter (di sini karena dokternya hanya sampai sakit).
Penilaian yang biasanya dilakukan oleh pemelihara kucing
Sebenernya bukan kesalahan, sih .
Tapi karena belum tau saja, yang sering Maul temui seperti dokter-dokteran utama.
Pertolongan pertama itu tidak salah, cuma, kita selaku pawrents -nya harus sering-sering membaca informasinya dan memilah mana yang benar dan yang bukan. Misalnya, seperti kucing kita lagi menci
(mencret) jangan diberikan susu, yang ada bukannya sembuh, tapi makin parah. Dan Maul sangat membantu untuk mengikuti komunitas media sosial-komunitas kucing, itu sangat membantu.
Saya sering mendengar istilah unik tentang kucing, yaitu tokso. Apa, sih, tokso itu?
Toxoplasmosis atau orang-orang sering disebut toksoplasma / tokso adalah infeksi pada manusia yang disebabkan parasit umum pada kotoran kucing dan makanan yang terkontaminasi atau bisa juga dari seringnya mengkonsumsi makanan mentah. Nah, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi yang serius bagi perempuan (lebih ke ibu hamil permasalahannya) dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Nah, secara simpelnya, kadang nanti tidak bisa salah kucing, nanti tidak bisa hamil. Bukan dari kucingnya itu sendiri, melainkan dari kotorannya yang lama tidak dibuang. Misal, hingga berhari-hari.
Orang tua Maul - lebih ke ayah - juga awalnya seperti itu, takut anak perempuannya tidak bisa hamil karena tidur bersama kucing.
Insyaallah , selagi kucingnya dirawat dengan benar-benar dijaga kesehatannya dan kita sebagai pawrents tidak jorok, kita bisa terhindar dari tokso itu. Kalau pun ada yang menderita sekarang, bisa melakukan terapi.










No comments:
Post a Comment