Diskusi Introverted Room
Sosial Media Membuat Gen Z Tidak Produktif
Oleh: Ahmad Alif Saputra
Minggu, 28 Februari 2021
Profil Narasumber:
Alif Saputra, pria kelahiran Banjarbaru, 27 September 2000 ini tengah menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang.
Selain aktif kuliah, ia juga aktif bekerja sebagai content creator. Mottonya ialah "Berikan yang terbaik untuk hari ini seakan-akan besok akan mati."
Alif biasa berselancar dan menginspirasi di Instagram @gilaproduktif.
Pengertian Produktif
Sebelum masuk kepembahasan, aku mau jelasin dulu apa itu produktif. Disini aku akan pakai bahasa anak muda agar mudah dipahami oleh semua kalangan. Singkatnya, produktif itu adalah suatu kegiatan yang menghasilkan sesuatu.
Biar paham aku kasih contoh yaitu membaca buku, dapat menghasilkan insight atau pengetahuan baru. Mengerjakan tugas, menghasilkan pekerjaan tugas terselesaikan. Bukan hanya sampai disitu membersihkan rumah, menghasilkan rumah menjadi rapi dan bersih. Bermain gitar, menghasilkan dengan bermain gitar dapat mengasah skill gitar. Tidur (istirahat) menghasilkan tubuh menjadi lebih segar dan fit.
Yang orang ketahui sampai sekarang produktif itu sebatas pekerjaan atau kegiatan yang positif padahal produktif itu lebih dari itu sangat banyak sekali hal - hal didalamnya.
Terus ciri ciri orang produktif itu bagaimana si?
Nah produktif itu mampu memanfaatkan segala potensi waktu yang ia punya dengan mengerjakan berbagai macam aktivitas, seperti tugas - tugas pekerjaan, olahraga, serta sejumlah kegiatan lainnya.
Apa sih menjadi produktif?
Nah manfaat jadi produktif itu banyak loh:
1. Akan Tumbuh kesabaran dalam dirimu
2. Pekerjaan yang kamu lakukan akan terasa lebih menyenangkan
3. Kamu dapat menyelesaikan pekerjaanmu dengan hasil maksimal
4. Akan timbul motivasi untuk terus berkembang
5. Hasil kerjamu yang baik akan membuat orang mempercayai kinerjamu.
Apa sosial media berpengaruh pada produktifitas?
Sosial media sangat berpengaruh karena menimbulkan depresi, cemas, gelisah, terutama bagi orang yang sudah kecanduan. Akhirnya menimbulkan tingkat emosi yang tidak stabil dan cenderung berubah-ubah.
Apa buktinya kalau sosmed dapat membuat candu?
Penggunaan media sosial secara berlebihan bisa menyebabkan kecanduan. Hal ini disebutkan oleh studi dari Universitas Nottingham Trent yang meneliti karakteristik psikologis, kepribadian, dan kaitannya dengan penggunaan media sosial.
Hasilnya, seseorang rentan mengalami kecanduan media sosial jika penggunaannya tak kenal waktu (misalnya, kecanduan facebook). Kriteria kecanduan seperti, penggunaan media sosial membuat seseorang mengabaikan kehidupan pribadi dan memengaruhi suasana hati (seperti cemas dan gelisah saat berhenti menggunakannya). Data ini di ambil dari halodoc.
Depresi, cemas, gelisah sering terjadi ketika seseorang membandingkan dirinya dengan kehidupan orang lain yang ia lihat via media sosial. Jika terus berlanjut, perasaan kurang bahagia bisa berujung pada kecemasan dan depresi. Karena adanya rasa iri atau berfikiran mengapa aku tak seberuntung dia, memiliki tubuh yang bagus, wajah yang cantik, ataupun membandingkan dengan hal materi.
Datanya studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Mental Health and Addiction telah menganalisis pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental orang dewasa di Indonesia. Hasilnya adalah penggunaan media sosial bisa menyebabkan depresi hingga 9%
Suasana hati, baik atau buruk, juga dapat menyebar di antara orang-orang di media sosial. konten emosional lebih membuat pengguna merasa kurang percaya diri setelah melihat pembaruan posting orang lain. Dengan begitu, semakin banyak orang mengunggah keceriaan, kegembiraan, kesenangan, dan lainnya justru semakin membuat dirinya menjadi sebaliknya.
Fenomena yang terjadi saat ini di Indonesia salah satunya yaitu insecure karena dampak adanya sosial media ini karena lebih banyak mengkonsumsi konten disosial media tentang kesenangan, keceriaan orang lain sehingga membuat diri menjadi merasa tidak beruntung, tidak menghargai diri sendiri bahkan kecewa kepada diri sendiri mengapa aku bisa begini contohnya.
Tips agar pintar bersosial media
Seperti kalian tahu sekarang media sosial itu adalah media online yang digunakan untuk kebutuhan komunikasi jarak jauh, proses interaksi antara user satu dengan user lain, serta mendapatkan sebuah informasi melalui perangkat aplikasi khusus menggunakan jaringan internet.
Sebenarnya media social ini sangat bermanfaat ya untuk meghubungkan yang jauh, saling bertukar informasi, bahkan untuk media pemasaran namun seperti yang sudah kita bahas tadi setiap hal pasti memiliki positif dan negative.
Disini aku mau sharing lebih ke tips dalam bersosial media:
Agar media social ini menjadi wadah untuk menunjang produktivitas kita sebaiknya digunakan untuk apasih.
1. Membantu menyelesaikan masalah
Nah karena sekarang sudah semua serba online pasti kamu mencari informasi selalu melalui google namun di google pasti ada sesuatu informasi atau masalah yang tak bisa kamu dapatkan atau selesaikan, jadi kamu bisa menyelesaikan melalui story instagram dengan menanyakan apa masalah mu sehingga kamu dapat bertukar pendapat dan mendapatkan informasi dari seseorang atau langsung menanyakan melalui social media apapun tentang masalah mu itu
2. Menjangkau apa yang tak bisa kamu jangkau
Manfaat ini bukan hanya bisa berbicara dengan kerabat ataupun teman namun karena sudah serba online kamu bisa memanfaatkan ini untuk kebutuhanmu dalam berbelanja, berbicara dengan HR perusahaan yang kamu lamar, berhubungan langsung dengan orang dalam perusahaan yang dalam kehidupan nyata sangat sulit untuk ditemui, mengajukan lamaran pekerjaan, mempromosikan jualan atau brandmu, dan kamu bisa langsung menyampaikan aspirasi atau komplain ke perusahaan atau brand bersangkutan melalui media sosial mereka.
3. Mencari ide dan sumber inspirasi
4. Membangun networking tanpa batas
Kamu bisa berkenalan dengan orang yang hebat dalam bidangnya untuk membangun networking, ataupun ikut komunitas positif yang akan memperluas networking mu
5. Social media menjadi sarana untuk belajar dan pengembangan diri
Seperti grup di facebook banyak yang megadakan ruang belajar dan diskusi antara anggota sesuai minat mu, dan konten di social media banyak yang mengandung edukasi sesuai minat dan kesukaan.
Nah dengan berbagai tips tadi semoga membantumu dalam memaksimalkan penggunaan social media untuk menunjang produktivitas.
Cara agar bisa " diet " dalam bersosial media
Seperti yang sudah kita ketahui dampak apa yang terjadi apa bila kecanduan social media. Keseimbangan dalam hidup adalah sebuah hal yang banyak diinginkan oleh banyak manusia. diet ini dilakukan untuk membatasi diri dari pengaruh buruk yang terdapat di media sosial. Terus caranya gimana?
Cara untuk diet sosial media:
Disini aku tidak mengharuskan kalian untuk uninstall aplikasi sosmed kalian namu yang harus kalian lakukan yaitu menguranggi penggunaannya.
1. Jangan gunakan ponsel setiap waktu, gunakaan saat penting saja
Memang sulit mengubah kebiasaan drastis ini namun harus dipaksakan agar bisa menguranginya. Lebih baik gunakan waktu mu untuk megerjakan apa yang menjadi prioritas mu.
2. Jangan gunakan ponsel ketika makan
Dizaman sekarang sering kali saya temui orang yang makan sambil melihat ponselnya. Ada yang kayak gini juga? Hehe
3. Atur waktu dan batasi waktu penggunaan nya
Kalian bisa atur waktu kalian dalam membuka social media kalian apalagi saat-saat istirahat kalian membutuhkan hiburan disaat pikiran dan energy sudah terkuras namun jangan lupa untuk batasi penggunaannya
4. Berhenti mengikuti akun yang tidak menginspirasi anda ataupun konten negative
Tanyakan pada diri sendiri: "Apakah saya benar-benar perlu tahu apa yang dimakan seorang artis saat ini?"
5. Saat liburan rencanakan untuk liburan kemana atau sekedar me time untuk refresh your energy tidak disarankan saat hari libur bermain sosmed seharian.
Tips untuk pengguna Instagram:
Buat kalian yang ingin membatasi penggunaan instagram sekarang kalian udah bisa batesin penggunaanya dengan pengingat loh ini tipsnya.
Caranya, Anda tinggal membuka opsi garis tiga di aplikasi Instagram. Kemudian, pilih opsi "Your Activity", kemudian pilih setel pengingat harian, kalian bisa atur sendiri sesukanya. Kalian juga bisa mengetuk "Notification Settings" untuk mengakses pilihan "Mute Push Notifications" guna membatasi notifikasi dari Instagram pada saat-saat di mana kamu tidak ingin diganggu.
Bagaimana caranya kita membentuk habit 1% per hari?
Karena sebelumnya aku udah panjang lebar jelasin dan teori dipembahasan ini aku mungkin akan bahas intinya aja karna ini yang penting adalah action dan konsisten nya.
Cobalah mulai kebiasaan baru seperti membaca sebuah buku, olahraga, mengasah skill, atau apapun yang dapat membuatmu berkembang setiap harinya namun hanya lakukan dengan 1% saja yang terpenting konsisten ini biasa yang saya sebut MINI HABIT dipopulerkan oleh Stephen guise.
Aku kasih contohnya ya biar lebih dimengerti
Misalnya kita ingin membentuk kebiasaan olahraga untuk hidup sehat. untuk melakukan 1 push-up perhari. Iya kamu tidak salah baca. Hanya melakukan satu push-up per hari. Siapapun dapat melakukannya.
Namun biasanya kita melakukan lebih jika kebiasaan tersebut terlalu mudah kita lakukan. Seperti melakukan 1 push-up per hari. Hal itu sangat mudah sehingga sayang jika kita hanya melakukan satu push-up. Akhirnya kita menambah beberapa push-up lagi menjadi 5 bahkan 10.
Disitulah letak ide dari mini habit. kita melakukan niat untuk melakukan satu langkah kecil yang bisa kita lakukan. Tapi ujung-ujungnya kita malah menambah jumlah dari kebiasaan yang ingin kita bentuk.
Keuntungan dari tehnik ini adalah kita tidak menghabiskan banyak willpower karena kita hanya meniatkan untuk mengambil langkah kecil ( meskipun biasanya itu berakhir dengan langkah besar )
Sehingga kita dapat membentuk kebiasaan dengan tehnik tersebut secara konsisten.
Berbeda jika kita meniatkan untuk mengambil langkah besar. Mungkin kita bisa melakukan 20 push-up hari ini dan besok. Namun untuk jangka panjang, hal itu tak menjamin kita untuk selalu melakukan langkah besar secara konsisten. Karena membutuhkan willpower yang besar. Sehingga kita bisa saja gagal dan berhenti melakukan kebiasaan tersebut.
Makanya lebih baik lakukan sedikit demi sedikit namu konsisiten dan rutin dari pada banyak namun kedepannya tidak rutin dan konsisten.
Tanya Jawab:
1. Nama: Sa
Pertanyaan:
Halo, Bang Alif.
Sebelumnya, terima kasih banyak untuk pemaparan materinya. Sa jadi banyak belajar malam hari ini.
Kurang lebih satu bulan ini, Sa sedang membangun kebiasaan baru, di antaranya tidur lebih awal, salat tepat waktu, dan rutin tilawah.
Tetapi, di sisi lain Sa khawatir bila kebiasaan baik ini suatu saat akan memudar, dalam artian Sa tidak lagi konsisten dan semangat melakukannya. Apalagi Sa tipikal orang yang masih mudah terpengaruh gawai.
Dalam beberapa postingan di Facebook yang pernah Sa jumpai, ada salah satu akun yang pernah merekomendasikan aplikasi agar kita bisa lebih fokus dan produktif.
Menurut Bang Alif, apakah aplikasi-aplikasi seperti itu benar-benar bisa mempengaruhi dan merubah kebiasaan seseorang yang semula buruk menjadi baik atau yang semula berantakan menjadi lebih teratur?
Dan, adakah aplikasi terkait produktivitas yang bisa Bang Alif rekomendasikan untuk kami? Atas jawabannya, Sa ucapkan terima kasih.
Jawaban:
Pertanyaan yang menarik nih.
Oke sebenarnya aplikasi itu tidak benar - benar mempengaruhi kebiasaan seseorang apabila tidak ada niat dan paksaan yang kuat dari seseorang tersebut ka, itu hanya alat bantu untuk kita memulai kebiasaan baik tersebut dan semua itu memiliki fungsinya masing - masing.
Namun setidaknya dengan mendownload aplikasi tersebut seseorang itu sudah mau memulai kebiasaan baik itu sudah menjadi nilai plus, dan itu adalah bentuk keinginan dari dia sendiri.
Dan aplikasi apa yang terkait produktivitas itu ada banyak sekali namun aku pribadi hanya menggunakan sedikit saja karna terlalu banyak aplikasi namun minim eksekusi sama saja. Aku pribadi rekomendasiin untuk membuat planning harian itu menggunakan Google calender selain buat planning juga bisa buat jadwal kegiatan dalam seminggu bahkan sebulan dan juga bisa buat jadwal kuliah juga.
Dan yang kedua aku pakai aplikasi notion, nah itu untuk menaruh materi2, pembelajaran, tugas2, jurnal, dan jadwal - jadwal yang lainnya.
2. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya wiwiq dari Lampung. Terimakasih atas materinya Kak Alif 😊
Menanamkan habits baru itu kan susah yaa kak, apalagi terkait konsistensi terhadap habits baru itu. Terlebih saya itu tipe yang menggebu-gebu di awal, tpi selanjutnya saya mulai kendor untuk melakukan habits tersebut.
Kira-kira bagaimana yaa Kak cara mengatasinya?
Jawaban:
Waalaikumsalam
Bisa disimpukan inti permasalahan nya yaitu ditengah - tengah sudah kendor dan tidak konsisten lagi ya.
Sebenarnya yang harus dilakukan yaitu cara menanggapinya karena ditengah - tengah semangat mulai kendor itu wajar saja dan sulit untuk diatasi yang perlu kamu lakukan adalah menanggapinya.
Saran aku istirahat lah sejenak sehari mungkin untuk recovery energi kamu lalu pikirkan mengapa kamu memulai melakukan ini, untuk apa dan siapa kamu memulai semua ini, ingat awal kamu mengerjakan nya hingga saat ini sudah berapa jauh kamu melangkah, wah ternyata aku hebat bisa sampai ketitik ini, hargai lah dirimu sudah hebat sampai sini dan apakah kamu ingin sampai sini saja tidak mau melangkah untuk mendapatkan yang lebih baik apa kamu sudah puas sekarang.
Self love, cintailah dirimu karna kamu sangat hebat, kalau cape istirahat jangan malah berhenti, lanjutkan apa yang sudah kamu mulai sampai kamu mendapatkan nya.
3. Nama : Udin
Domisili : Jawa Timur
Pertanyaan :
Assalamu'alaikum Kak, mau nanya,
Saya ingin menanyakan ttg pengaruh positif dan negatif sosmed utk orang introvert,
Karena, sebetulnya bagi saya yg berkepribadian introvert ini, menurut saya, ponsel atau sosmed ini sangat membantu saya, karena saya agak kesulitan dalam berkomunikasi atau bersosialisasi secara langsung di dunia nyata, sedangkan kalau melalui sosmed kan bisa lebih leluasa, karena bisa menghubungi orang - orang yang belum akrab dengan saya, tanpa perlu bertatap muka dengan mereka ..
Nah menurut pandangan mas Alif bagaimana ..??
Terimakasih Mas.
Jawaban:
Terima kasih sudah bertanya
Sosmed memang sangat membantu ya menurut pandangan saya sangat positif sekali karena fungsi nya untuk membantu berhubungan dapat berbicara tanpa harus bertemu langsung dengan orangnya namun disini yang menjadi negatif itu yaitu saat penggunaan nya yang berlebihan.
Karena kita hidup bersosial penggunaan sosial media itu yang aku tekanin menjadi dampak negatif hingga melupakan orang disekitar kita seperti orang tua, keluarga, teman sekitar rumah dan aktivitas sehari - hari kita seperti belajar, olahraga, membersihkan rumah, berbicara dengan orang tua. Jadi intinya jangan terlalu berlebihan hingga sampai kecanduan lupa waktu saat penggunaan nya.
Seperti itu ka terima kasih.

No comments:
Post a Comment